bilangan cacah = 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9
bilangan asli = 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10
bilangan genap = 0, 2, 4, 6, 8, 10, 12, 14, 16, 18
bilangan ganjil = 1, 3, 5, 7, 9, 11, 13, 15, 17, 19
bilangan prima = 2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 19, 23, 29
bilangan komposit = 4, 6, 8, 9, 10, 12, 14, 15, 16, 18
bilangan segitiga = 1, 3, 6, 10, 15, 21, 28, 36, 45, 55
bilangan persegi = 1, 4, 9, 16, 25, 36, 49, 64, 81, 100
Rabu, 14 November 2012
Minggu, 11 November 2012
TRANSFORMASI GEOMETRI
Transformasi adalah suatu perpindahan/perubahan.
TRANSLASI (Pergeseran sejajar)
Matriks
Perubahan
Perubahan
é
a
ù
ë b
û
(x,y)
® (x+a, y+b)
F(x,y)
= 0 ® (x-a, y-b) = 0
Ket
:
x' = x + a ® x = x' -
a
y' = y + b ® y = y' -b
Sifat:
- Dua buah translasi berturut-turut é
a ù diteruskan
dengan
ë b û
dapat
digantikan dengan é
c ù
translasi
tunggal é a
+
c
ù
ë
d û
ë
b + d û
-
Pada suatu translasi setiap bangunnya tidak berubah.
Matriks
Perubahan
Perubahan
é
a
ù
ë b
û
ë b
(x,y)
® (x+a, y+b)
F(x,y)
= 0 ® (x-a, y-b) = 0
Ket
:
x' = x + a ® x = x' - a
y' = y + b ® y = y' -b
x' = x + a ® x = x' - a
y' = y + b ® y = y' -b
dapat digantikan dengan é c ù translasi tunggal é a + c
REFLEKSI
(Pencerminan terhadap garis)
Pencerminan terhadap |
Matriks |
Perubahan Titik |
Perubahan fungsi |
sumbu-x |
é
1
-0 ù
|
(x,y) ® (x,-y) |
F(x,y) = 0 ® F(x,-y) = 0 |
sumbu -y |
é
-1 0 ù
|
(x,y) ® (-x,y) |
F(x,y) = 0 ® F(-x,y) = 0 |
garis y = x |
é
0
1 ù
|
(x,y) ® (y,x) |
F(x,y) = 0 ® F(y,x) = 0 |
garis y = -x |
é
-0 -1
ù
|
(x,y) ® (-y,-x) |
F(x,y) = 0 ® F(-y,-x)= 0 |
Ket.
: Ciri khas suatu matriks Refleksi adalah
determinannya = -1
SIFAT-SIFAT
Dua refleksi berturut-turut terhadap sebuah garis merupakan
suatu identitas,
artinya yang direfleksikan tidak berpindah.
Pengerjaan dua refleksi terhadap
dua sumbu yang sejajar, menghasilkan translasi
(pergeseran) dengan sifat :
- Jarak bangun asli dengan bangun hasil sama dengan
dua kali jarak kedua sumbu pencerminan.
- Arah translasi tegak lurus pada kedua sumbu sejajar, dari
sumbu pertama ke sumbu kedua. Refleksi terhadap dua
sumbu sejajar bersifat tidak
komutatif.
Pengerjaan
dua refleksi berurutan terhadap
dua sumbu yang berpotongan
akan menghasilkan rotasi (perputaran) yang bersifat:
- Titik potong kedua sumbu pencerminan merupakan pusat
perputaran.
- Besar sudut perputaran sama dengan dua
kali sudut antara kedua sumbu pencerminan.
- Arah
perputaran sama dengan arah dari sumbu pertama ke sumbu
kedua.
- Jarak bangun asli dengan bangun hasil sama dengan dua kali jarak kedua sumbu pencerminan.
- Arah translasi tegak lurus pada kedua sumbu sejajar, dari
sumbu pertama ke sumbu kedua. Refleksi terhadap dua
sumbu sejajar bersifat tidak
komutatif.
- Titik potong kedua sumbu pencerminan merupakan pusat perputaran.
- Besar sudut perputaran sama dengan dua kali sudut antara kedua sumbu pencerminan.
- Arah
perputaran sama dengan arah dari sumbu pertama ke sumbu
kedua.
ROTASI
(Perputaran dengan pusat 0)
rotasi |
matriks |
perubahan titik |
perubahan fungsi |
½ p |
é0
-1ù
|
(x,y) ® (-y,x) |
F(x,y) = 0 ® F(y,-x) = 0 |
p |
é-1
0ù
|
(x,y) ® (-x,-y) |
F(x,y) = 0 ® F(-x,-y) = 0 |
3/2 p |
é0
-1ù
|
(x,y) ® (y,-x) |
F(x,y) = 0 ® F(-y,x) = 0 |
q |
écosq
-sinq ù
|
(x,y)
® (x cos
q - y sinq, x sin q
+ y cos q)
|
|
Ket.:
Ciri khas suatu matriks Rotasi adalah
determinannya = 1
SIFAT-SIFAT
Dua
rotasi bertumt-turut mempakan rotasi lagi dengan sudut putar
dsama dengan jumlah kedua sudut
putar semula.
Pada suatu rotasi, setiap bangun tidak berubah bentuknya.
Catatan:
Pada transformasi pergeseran (translasi), pencerminan (refleksi)
dan perputaran (rotasi), tampak bahwa bentuk bayangan sama
dan sebangun (kongruen) dengan bentuk aslinya. Transformasi
jenis ini disebut
transformasi isometri.
Catatan:
Pada transformasi pergeseran (translasi), pencerminan (refleksi) dan perputaran (rotasi), tampak bahwa bentuk bayangan sama dan sebangun (kongruen) dengan bentuk aslinya. Transformasi jenis ini disebut transformasi isometri.
DILATASI
(Perbesaran terhadap pusat 0)
Dilatasi |
Matriks |
Perubahan titik |
Perubahan fungsi |
(0,k) |
ék
0ù
|
(x,y)®(kx,ky) |
F(x,y)=0®F(x/k,y/k) |
Ket.:
(0, k) merupakan perbesaran atau pengecilan dengan tergantung
dari nilai k.
Jika A' adalah peta dari A, maka untuk:
a. k > 1 ® A' terletak pada
perpanjangan OA
b. 0 < k < 1 ® A' terletak
di antara O dan A
c. k > 0 ® A' terletak pada
perpanjangan AO
TRANSFORMASI
LINIER
Ditentukan oleh matriks éa
bù
ëc
dû
é
x'
ù
= é
a b ù
é
x
ù
ë y' û
ë
c d û ë
y û
é
x
ù
= 1
é
a -b ù
é x'
ù
ë y û ad
- bc
ë -c d û ë
y' û
Perubahan Titik |
Perubahan Fungsi |
(x,y)®(ax+by, cx+dy) |
F(x,y)=0
® édx
- by , -cx + ay ù
|
Prinsipnya adalah mencari matriks invers dari matriks transformasi yang diketahui.
KOMPOSISI
TRANSFORMASI
Jika
A =
é
a b ù
adalah T1 dan
B
= é
e f ù adalah
T2
ttt
ë
c d û
ë
g h
û
maka T2 ° T1 = BA = é
e f ù
é
a b ù

ë
g h
û
ë
c d û
® menyatakan transformasi T1 dilanjutkan
dengan T2
TRANSFORMASI
INVERS
Jika suatu transformasi diwakili oleh matriks M, memetakan titik
P ke P1, maka transformasi ini memetakan P1 ke P, diwakili oleh
matriks M-1 (yaitu jika M-1 ada).
Langganan:
Komentar (Atom)
